Sunday, July 8, 2012

badai pasti berlalu

Seorang narapidana baru merasa ketakutan dan tertekan. Tembok-tembok batu di selnya seperti menyerap habis semua kehangatan, jeruji-jeruji besi bagai mencemooh segala belas kasih, suara gelegar baja yang beradu ketika gerbang ditutup, mengunci harapan jauh-jauh. Hatinya terpuruk sedalam hukumannya yg sedemikian lama. Di tembok, di atas kepala tempat tidur lipatnya, dia melihat sebuah kalimat yg tergores disana : INI PUN AKAN BERLALU.
Kalimat itu melecut semangatnya, mungkin demikian juga dengan narapidana lain sebelum dia. Tak peduli betapa beratnya, dia akan menatap tulisan itu dan mengingatnya :ini pun akan berlalu.
Pada hari dia dibebaskan, dia mengetahui kebenaran dari kata-kata itu. Waktunya telah dipenuhi, penjara pun telah berlalu.
Ketika dia menjalani kembali kehidupan normalnya, dia sering merenungi pesan itu, menulisnya di secarik kertas utk ditaruh di samping tempat tidurnya, di mobil, di tempat kerja.
Bahkan saat dia mengalami hal-hal yg buruk, dia tak akan menjadi depresi. Dengan mudah dia akan mengingat, "inipun akan berlalu", dan terus berjuang. Saat-saat yg buruk pun tidak memerlukan waktu lama utk berlalu. Lalu ketika saat-saat menyenangkan tiba, dia menikmatinya, tapi tanpa terlalu sembrono. Sekali lagi dia akan mengingat, "inipun akan berlau", dan terus bekerja tanpa menggampangkan hal-hal yg menyenangkan itu. Saat-saat indah  biasanya juga tak akan bertahan lam-lama. Bahkan ketika dia menderita kanker, "inipun akan berlau" telah memberinya pengharapan. Pengharapan memberinya kekuatan dan sikap positif yg mengalahkan penyakitnya. Suatu hari, dokter spesialis memastikan bahwa "kanker pun telah berlalu".
Pada hari terakhirnya, di atas ranjang kematian, dia membisikkan kepada orang-oranga yg dicintainya, "inipun akan berlalu" dan dgn enteng dia meninggalkan dunia ini. Kata-katanya adalah pemberian cinta terakhir bagi keluarga dan teman-temannya. Mereka belajar darinya bahwa " kesedihan pun akan berlau".
Depresi adalah sebuah penjara yg sering dialami oleh kita. "INI PUN AKAN BERLALU"  membantu melecut semangat kita juga menghindarkan salah satu penyebab depresi hebat yaitu tidak mensyukuri saat bahagia. :)

diatas sejuta harapan

Tak terkatakan sebenarnya perasaanku saat ini.
Rasanya dada ini disesaki bergiga pertanyaan tentang realita hidup. Jawabannya sebenarnya hanya satu, TIDAK ADA YG PASTI.
Ketika sebuah asa harus putus detik ini, aku yakin ada sebuah hasil yg tidak terbayangkan nantinya.
Sungguh bahkan paranormal pun tidak bisa memprediksi!
Bahkan nasi pun belum berubah menjadi bubur!! Semua bisa di-edit dengan tidak lupa seuntai doa kepada-Nya.
Bolehlah orang menganggapku remeh, memandang sebelah mata, bahkan berpikir kalau aku ini agak sinting.
Bagiku mereka hanyalah sekumpul orang iri, naif, atau apalah.
Yang jelas ini hidupku ini jalanku. Terserah mereka komentar apa, mungkin tetap kudengar untuk kritik atau motivasi dalam hidupku atau jika terlampau jelek pun tetap akan kudengar utk menghargai mereka.
Di atas sejuta harap, beribu doa kupanjatkan. Biar mereka bertanya-tanya sampai akhirnya mereka lelah dan memicingkan mata atas apa yg mereka pikir tidak mungkin aku lakukan. 
Ya, aku bersumpah! Bagaimana pun roda akan selalu berputar, cepat atau lambat, tanpa minta persetujuan. Waktu pun tak bisa menunggu. Sebab yg pasti di dunia ini adalah bahwa tidak ada yg pasti di dunia ini.

Sunday, June 10, 2012

behind the story of my experiment (part 1)

     "Yhi, ada kompetisi ide bisnis di kampus. Semalem gw di-sms bu Ira, katanya kita suruh ikut. Kalau mau ikut, kita disuruh lapor dan daftar ke bu Ira!" sms dari Tuluy di kala aku sedang santai senja itu.
     "Hmm, yaudah besok kita omongin lagi. Ketemu gw di kampus ya ;)" jawabku singkat.
     Lalu, aku chat via facebook. Dan tuluy mengatakan bahwa kompetisi ini sebenarnya sudah deadline. Pengumpulan proposal terakhir tangal 30 Mei 2012. Sementara malam itu sudah tanggal 22 Mei 2012. Itu artinya kurang lebih seminggu lagi. Malam sudah larut, maka kami menyudahi chat dan akan bertemu keesokan pagi.


Keesokan pagi, aku dan Tuluy bertemu untuk membicarakan lomba semalam. Akhirnya aku menyetujui untuk ikut kompetisi ini. Sebenarnya aku agak ragu karena waktu yang sangat singkat dan mepet, apalagi ditambah kami sedang pekan UTS. Dengan membulatkan tekad aku akhirnya mendaftar kompetisi ini bersama Tuluy untuk menjadi 1 tim.
    Ternyata, maksimal 1 tim terdiri dari 3 orang, lalu aku teringat Brily dan mengajaknya untuk join bersama kami. Hari sudah terlalu sore dan saat kami ingin mendaftar ke bu Ira pun, bu Ira sudah tidak ada di ruangannya. Maka kami memutuskan mendaftar esok pagi.

   23 Mei 2012, aku, Tuluy dan Brily menghadap bu Ira ke ruangannya dan mendaftarkan diri kami sebagai 1 tim. Saat itu bu Ira menginformasikan bahwa peserta yang ikut sudah lebih dari 30 peserta. Dalam hati aku agak tercengang, ternyata antusiasme mahasiswa kampus bagus juga menyambut kompetisi ini. Mungkin kami adalah tim terakhir yang mendaftar. Setelah mendaftar, bu Ira memberi kami contoh template proposal bisnis. Kami lalu pamit dan mengucapkan terimakasih kepada bu Ira.
   Gagang pintu telah ditutup, seketika itu juga kami langsung memutar otak ide bisnis apa yang akan kami buat??? it's first big question!
  Hari itu rupanya kami belum juga menemukan ide bisnis yg cukup unik untuk kompetisi ini maka aku memutuskan untuk setiap kami mengajukan ide yg ada di kepala dan merundingkannya besok.

  Besok di kampus, kami merundingkan masing-masing ide kami. Mulai dari membuat kaos motivasi, buerger tahu dan lainnya. Tiba-tiba Brily mencetuskan ide membuat puding dari kulit manggis! Waw, apa bisa kulit manggis yang getir itu diolah dan dimakan? Tanyaku dan Tuluy. Brily menjawab bisa karena dia pernah membaca salah satu artikelnya di internet. Lagipula yg ku tahu ternyata buah manggis adalah ratu segala buah. Semua bagian dr manggis bisa dimanfaatkan termasuk kulitnya yg keunguan itu. Kulit manggis mempunyai khasiat banyak juga salah satunya obat antidiabetes, antikanker, dan lain sebagainya. 
  Tanpa berlama-lama sore itu aku meminta Brily untuk membeli beberapa buah manggis di pasar dekat rumahnya dan memintanya untuk mengolah kulit manggis tersebut dirumah.Sore itu kami lalu pulang dan berdoa semoga eksperimen kulit manggis ini berhasil nantinya.

   Malam itu aku dikabari oleh Brily bahwa dia tidak menemukan manggis di pasar dekat rumahya dan di toko buah juga. Katanya manggis belum musimnya. Langsunglah malam itu aku memberi tahu Tuluy sekalian memintanya berusaha mencari buah manggis juga. Aku pun mulai malam itu sibuk mencari manggis dengan bertanya kepada teman-temanku via sms. Karena kami membutuhkan buah itu segera, Ya Tuhan tolong...

    Perburuan manggis semakin gencar sampai teman dan saudaraku mengira aku sedang ngidam buah manggis. Oh my! Tingkat kepanikanku semakin menjadi-jadi kala Brily dan Tuluy berkata bahwa hasil pencarian mereka terhadap manggis pun nihil. Aku ingat malam itu sudah tinggal 4 hari lagi pengumpulan proposal sedangkan kami belum mengerjakan proposal sama sekali karena kami terpaku pada eksperimen buah manggis. Disitu aku hampir pasrah akrena aku pun tidak menemukan manggis. 
     Doa dan pengharapan kupilin kembali malam itu. Kulaporkan pada Tuhan untuk bisa memberikan kami jalan keluar terbaik. Tentunya dengan 'mempertemukan' kami dengan manggis yg sulit dicari kala itu.

     Keesokan harinya, temanku Azizah datang kerumahku untuk mengurusi bisnis kosmetik kami. Aku lalu curhat tentang pencarian manggisku. Lagi-lagi kekuatan doa terjadi, Tuhan menjawab doaku kurang dari 24 jam. Subhanallah :)
Azizah memberitahuku bahwa di dekat rumahnya ada toko buah dan dia bilang ada manggis!! Tanpa buang waktu aku meminta tolong untuk diantarkan kesana. Sesampainya disana ternyata.... MANGGIS TIDAK ADA!!!
     Azizah membesarkan hatiku dan mengajakku untuk mencari lagi. Pencarianku berlanjut ke sebuah toko buah terkenal di sekitar rumahku. Sebelum masuk aku berdoa semoga ini membuahkan hasil karena aku tidak bisa terus menunda pembuatan proposal yang tinggal beberapa hari lagi.

    Di depan pintu masuk udara dingin AC toko buah tersebut menyeruak bersamaan dengan harum buah durian. Aku segera mencari buah manggis dan tak perlu jauh aku mencari tumpukan buah manggis bali nan ranum langsung menyambutku di etalase pertama toko buah ini. Langsung aku membungkus beberapa buah manggis dan membayarnya ke kasir.
   
aku segera memberi tahu Tuluy dan Brily untuk datang kerumahku esok pagi untuk memulai eksperimen kami. Terimakasih Azizah yg telah membantuku menemukan manggis.
Alhamdulillahirabbilalamin, terimakasih Ya Allah, dahsyatnya kuasaMu.:)



#bersambung

Saturday, June 9, 2012

one step go ahead

           Jumat, 8 Juni 2012 mungkin menjadi awal permulaan langkahku untuk terus melangkah lebih jauh dan kuat lagi. Hari itu tepatnya aku dan kedua sahabatku Brily dan Tuluy mengikuti lomba ide proposal bisnis yang dilaksanakan di kampus kami. Alhamdulillah kami masuk menjadi 10 finalis yg maju ke babak final. Dan kemarin adalah hari yang bersejarah dalam salah satu impianku. Kami akan mempresentasikan ide bisnis kami kepada dewan juri dari pihak kampus. Rasanya bukan main deg-degan dan tak terungkap kata. Pasalnya aku bukan orang yang pandai berbicara di depan umum namun banyak sahabatku berkata kata-kataku lebih powerfull kalau aku berbicara face to face dgn seseorang.
         oleh karena itu aku memberanikan diri untuk presentasi kali ini. Walaupun aku sedikit sangsi dengan kemampuanku tapi aku akan berusaha semaksimal mungkin. Aku harus bisa membuktikan kalau kata-kataku juga bisa se-powerfull di depan khalayak ramai.
          mulailah aku, Brily dan Tuluy membagi tugas dalam prsentasi kali ini. Mereka langsung menunjukku untuk presentasi di depan juri karena menurut mereka aku yang lebih menguasai materi bisnis kami. Aku kurang setuju maka akhirnya kami memutuskan Brily yg akan menjadi pembuka presentasi dan mempresentasikan visi dan misi ide bisnis kami. Aku yg akan mempresentasikan analisa pemasaran, SWOT, dll yg lebih detil da Tuluy sebagai operasional slideshow ppt kami.

        Juri memberikan waktu selama 10 menit utk presentasi semua peserta. Kebetulan nomer peserta diurut acak dan saat peserta pertama dibacakan kami sempat deg-degan dan berharap itu bukan kami meras takut tapi pasalnya kami merasa persiapan kami sangat kurang. Dan peserta pertama untungnya memang bukan kami. Hufff....
Saat peserta pertama presentasi, kami sambil memperhatikan dan sambil latihan untuk presentasi. 

       tak terasa peserta pertama telah selesai presentasi. Saatnya peserta kedua dan kemudian kelompok yg dipanggil adalah.....kelompok kami!!!
sontak kami kaget bersamaan. Namun siap tidak siap, we have to face it! ;)
dengan mengucap Bismillahirahmanirahim kami maju ke panggung untuk presentasi. Sambil melewati meja juri, kami memberikan sedikit sampel produk kami.

    Lalu, Tuluy mulai menjalankan program ppt kami sekaligus Brily membuka presentasi. Setelahnya aku meneruskan presentasi. 

    Tibalah sesi tanya-jawab dari dewan juri. Mulailah pertanyaan, kritikan dan saran menghujami kami. Kami menjawab pertanyaan dan menanggapi kritikan dengan sopan dan sesuai koridor yg menurut kami pantas. 
setelah selesai presentasi,kami kembali ke tempat duduk peserta. Dan kami berdoa untuk hasil yg terbaik nantinya.

Sebenarnya, kami pesimis bisa memenangkan perlombaan ini karena kami merasa presentasi kami kurang maksimal dari segi teknis dan persiapan. 
"Namun, aku adalah salah satu orang yg sangat percaya dengan kekuatan doa. Didalam pengharapan yg masih abu, aku panjatkan untaian doa mendalam dalam hati kepada Sang Khalik. Barangkali Tuhan berkenan mengabulkan doaku kali ini."
    Doaku sederhana, jika Tuhan mengizinkan tim kami untuk menang, kami akan bersyukur dan akan terus berusaha yang terbaik ke depannya, kalaupun kami harus kalah kami akan tetap bersyukur dan menjadikan ini sbg pengalaman berharga.

     Setelah semua peserta tampil, diumumkan bahwa pengumuman pemenang setelah solat Jumat. 
     Akhirnya kami bertiga beristirahat dulu untuk solat Zuhur dan makan siang. 

Waktu menunjukkan jam 2 siang itu artinya pengumuman sebentar lagi. Kebetulan Tuluy tidak bisa menghadiri pengumuman karena ada kelas dadakan yg tidak bisa ditinggalkan. Maka, hanya aku dan Brily yg kembali keruang aula dan menunggu pengumuman.
      Ternyata pengumuman lomba belum diumumkan dan sepertinya dituna agak lama karena ada pertemuan wali murid tingkat 1. Kebetulan hari itu aku juga tidak bisa berlama-lama karena sebelum jam 4 aku harus sudah ada bagian kampus lain untuk praktikum ilab. Akhirnya aku pamit pada Brily untuk meninggalkannya sendirian dan untungnya urusan Tuluy telah selesai dan dia akan kembali ke kampus.

      Sesampainya aku tiba dikampus kelapa dua, aku mendapat sms dari Tuluy dan Brily. Dan seketika handphoneku mati karena memang sudah lowbat daritadi. Ini pasti perihal pengumuman. Lagi-lagi aku berpengharapan yg terbaik pada Sang Pengatur Hidup.

      Setelah selesai ilab, aku meminjam handphone temanku untuk menelpon Brily dan bertanya tentang pengumuman pemenang. Dengan nada suara yg ceria dan nyaris membuatku tak percaya, mereka mengatakan bahwa tim kami mendapatkan juara 3!!! Syukur Alhamdulillah :)
Sebenarnya aku masih belum percaya namun Tuluy berkali-kali menegaskan padaku bahwa dia tidak berbohong.

       Untuk entah keberapa kalinya, kami bersyukur. Aku pribadi bersyukur dan  semakin yakin akan kekuatan doa. Cause YOU ARE WHAT YOU THINK AND WHAT YOU BELIEVE!

   Sahabatku, mulai sekarang janganlah pernah merendahkan impian walaupun impianmu terlihat tidak mungkin terjadi namun dengan usaha maksimal dan kekuatan doa yang mendalam, kita tidak tahu apa rencana indah Tuhan untuk kita ")
DREAM, BELIEVE, ACTION AND MAKE IT HAPPENS!!!!

MY SUPERTEAM : MEGA BRILIANINGRUM DAN TULUS YULIANTI 
  

#special thanks for my superteam Mega Brilianingrum & Tulus Yulianti
untuk kerjasamanya. Success for us girls! :* :*

Monday, May 21, 2012

Priceless. Touchness.

Kemarin mungkin merupakan pengalaman pertama dan tak terlupakan untukku. Sore itu tepatnya tanggal 20 Mei 2012, aku dan salah seorang temanku, Azizah, kami pergi menuju salah satu tempat wisata di Jakarta. Kota Tua, Jakarta Pusat. Jangan pikir kami ingin jalan-jalan karena kami kesana untuk....BERDAGANG! ;)
Aku berjualan jilbab sambil ibantu Azizah. Dan jangan berpikir juga kami berjualan di ruko nyaman, ber-AC dan cozy, karena memang aku blm mempunyai toko. Lalu dengan apa aku berjualan? YUP! MENGGELAR TIKAR !! Seadanya lalu bergelarlah hijab-hijabku. sebenarnya aku tidak ada persiapan maksimal, aku hanya bermodalkan nekad dan mencoba mencari peruntungan dgn berjualan outdoor seperti ini.
Setelah mencari-cari spot yg tepat akhirnya ada space diantara tukan ramal dan tukang sepatu. Kebetulan lapak yg aku gelar tepat berhadapan dengan terpaan matahari di ufuk barat. Panas dan keringat bercucuran dari dahiku. Saat menggelar tikar, tukang sepatu disebelahku berkata, "Neng, mau jualan? Eneng ga pantes jualan." tak mau kalah, tukang ramal garis tangan disebelahku juga sempat meragukan aku dan Azizah. Malah dengan lucu (menurutku) dia berkata,"Neng mau jualan? Kayak artis sinetron mau syuting, Neng mah." sambil tersenyum dan mengeryitkan dahi aku sempat bingung dengan kedua pedagang tadi. Nampaknya mereka ragu dengan aku dan zizah.
Ya sudahlah kami tetap melanjutkan menata dagangan kami. Kami berdoa semoga semua lancar sore itu.
Awalnya aku sempat malu karena jujur, aku blm pernah berdagang dgn cara ini. Duduk beralas tikar dan berjuaan seadanya, aku biasa berjualan ke teman-temanku atau pergi kerumah mereka. Tapi dalam hati aku berpikir mengapa aku harus malu? Toh aku berdagang dengan cara halal dan legal, bukan?;)
Semangat menggelora kembali aku dapatkan terutama dari dukungan Azizah dan Rizal(yg kebetulan tdk bisa menemaniku). Thanks Love! :*
kebetulan hari itu sangat ramai pengunjung, mungkin karena kemarin hari terakhir long weekend.
tik..tok..waktu terus berjalan sementara daganganku hanya dilirik sesaat oleh para remaja putri dan ibu-ibu. Sempat ada yg bertanya tentang jilbab, hatiku rasanya senaaaang sekali, namun memang belum rezekiku si mbak tadi tidak jadi membeli. Azizah menguatkanku. :(

setelah 1jam tak kunjung ada pembeli akhirnya aku memutuskan utk 'menutup' lapak sore ini. Bukan karena aku putus asa, tidak sama sekali namun karena hari sudah terlalu sore aku takut pulang kemalaman krn letak Kota Tua dan rumahku cukup jauh.





Tak apalah hari ini mungkin aku belum beruntung masih ada hari esok. ;')
sekarang bolehlah aku ditolak pembeli namun itu menjadi cambuk semangatku utk terus bangkit dan berdoa berusaha lebih keras lagi. Nyatanya Allah pun menjanjikan bahwa Ia bersama orang-orang yg sabar dan selalu mengharap pertolongan pada-Nya. Right?
Kebetulan kemarin bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional yg ke 104th dan mungkin hari kebangkitan juga untukku semoga bisa bermanfaat dan berkontribusi positif untuk negeriku tercinta ini. Amin.

The lesson is life is truly struggle but there's always easy way if you work hard and pray harder :)


#special dedicate for Nur Azizah Wongsotani :)

Thursday, April 26, 2012

20mine

this day make me feel so special and once more I just say grateful Hamdallah :)

Kamis, 26 April 1992
tepatnya 20 tahun yg lalu lairnya seorang gadis bernama Arika Priliani. Sekarang dia telah menjadi gadis yg sedang bertumbuh dewasa.
Dimulai dengan pagi ini saat aku bangun tidur utk berangkat kuliah seperti biasa. Yap! Today is my birthday :)
Dari semalam handphoneku berdering karena cukup banyak bbm, sms, twitter yg masuk dari teman-teman untuk mengucapkan selamat ulang tahun dan untaian doa-doa. Jujur, aku merasa sangat letih karena rabu seharian aku beraktifitas di kampus, Jadi aku sudah terlelap jam 10 malam. makasih banget utk semua temen-temen yg ucapin dan mendoakan. Semoga kalian selalu diberkahi Allah juga, amiiin :)
Tiba-tiba ada dering suara panggilan masuk tepatnya jam 12 malam itu. I think you-know-who hehe ga lain ga bukan itu emang Rizal! Dengan sedikit sengau aku angkat telpon darinya. Dia lalu bertanya apakah aku udah tidur? Iya emang udah tidur hoaaaam... Then, tiba-tiba dia nyanyi lagu HAPPY BIRTHDAY yg membuatku terharu. Oh boy! :")
dan setelah itu dia membisikkan doa-doa terbaik untukku. Hampir nangis aku dibuatmu, by! hihi :')
makasih ya ABI (I called him, abi). semoga doa-doa kita diijabah oleh Sang Khalik.Amin
oke, kita memutuskan utk tidur kembali setelah telpon terputus.

Paginya, secara gantian Mama, Bapak dan Yuyung adikku, mengucapkan selamat ulang tahun juga dgn doa-doaa terbaik mereka. You are my power!!!
Lalu, berangkatah aku ke kampus. Di kampus rupanya teman-teman dekatku sudah menyusun surprises buatku hihihi xoxo guys. :*
aku ditinggal sendirian abis transaksi yayhijab -___-
inisiatif, aku pergi ke basecamp kosan Dila. Ehhh ternyata Dila sama Cintya lg bungkus kado hehe sorry guys ;p
Lalu aku solat dhuha dan setelah salam rokaat terakhir, mereka datang bersama kue dan kado tersebut. Its cuteeee guys! :*
Alhamdulillah makasih ya Allah telah memberikanku teman-teman baik hihi
kesedihanku cukup terhapus karena abi bilang ga bisa dateng hari ini ke Jakarta :"(

Setelah selesai iLab tiba-tiba aku dapet kabar kalau Yulia lg berantem sama Farris pacarnya itu, terus Dila dan Nita menyuruh kami cepet-cepet menemui Yulia yg sedang dalam konflik itu. Tapi sebenernya aku ga mau, krn itu kan urusan mereka dan kita ga berhak ikut campur.
Ya sudahlah aku kawatir juga dgn Yulia dan apa yg terjadi sebenarnya lalu kami pergi menuju lapangan kampus. Loh mana Yulia dan Farris? Lapangan sepi tuh -__-
dan dengan tiba-tiba datanglah AHMAD RIZAL MUBAROK memgang kue ulang tahun untukku. Heeeey, kalian tahu, kakiku benar-benar lemasssss!!
oh Gosh. how can? Abi bilang dia ga bisa dateng ke jakarta krn ada presentasi di kampus besok dan sekarang aku bisa melihat seorang laki-laki yg kutunggu kehadirannya di ulang tahunku ini. Walaupun pada akhirnya aku tidak memaksa dia untuk datang kesini karena merayakan ulang tahunku yang ketiga kalinya bersama dia saja sudah kuanggap kado terindah untukku.

Terimakasih utk ratu perencana, Yulia Faradilla hahahaha good job! :p
terimkasih juga utk Dila, emak Nitha, Nana, Cintya, Dwi, dan Cela(yg ga hadir kali ini)
dan terimakasih juga utk Ahmad Rizal Mubarok yg selalu berhasil membuatku haru bahagia :')



LGers ♥
cake from friends
 


SURPRISEEEE!!!

sweetcake from Rizal

from Abi to me to managing my list


bdaywish

presnt from friends




Cake from Dad

with mommy


thanks and grateful for 20mine

Pertama dan selalu utama terimakasih utk Allah SWT yg telah memberikan kesempatan kepadaku utk bisa menebar kebaikan di dunia ini :)
Terimakasih buat Mama, Bapak, Yuyung, dan semua sana famili atas doa kalian. Yang tadi pagi mengucapkan ulang tahun kepadaku, semoga apa yg Mama dan Bapak inginkan kepadaku bisa tercapai. Doakanlah anakmu ini utk selalu bisa membanggakan dan memuliakanmu dimanapun aku berada.
Terimakasih buat Ahmad Rizal Mubarok, lelaki yg sudah dengan setianya melewatkan ulang tahunku yang ketiga kaliny. Yang selalu memberikan support dan motivasi juga mengarahkanku. Semoga kelak kau benar=benar bisa jadi imam terbaik seutuhnya untukku dan anak-anakku kelak.
Terimakasih utk teman-temanku dari aku kecil sampai sebesar ini yg tidak bisa aku sebutkan satu-persatu. Doa kalian sangat berarti utkku.

aku sayang kalian semua :) ♥